kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Saham Turun di MSCI Small Cap, Manajemen KLBF Fokus Tingkatkan Kinerja Fundamental


Kamis, 27 November 2025 / 13:40 WIB
Saham Turun di MSCI Small Cap, Manajemen KLBF Fokus Tingkatkan Kinerja Fundamental
Tablet obat produksi Kalbe Farma.  Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) telah bergeser ke Indeks MSCI Indonesia Small Cap pada edisi November 2025 .


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tampak turun kasta ke Indeks MSCI Indonesia Small Cap edisi November 2025.

Asal tahu saja, saham KLBF sempat rebound di masa awal pemberlakuan hasil kocok ulang MSCI edisi November 2025.

Sebelumnya, KLBF ada di dalam indeks MSCI Indonesia Global Standard. Namun, pada rebalancing episode ini, KLBF turun kasta ke MSCI Indonesia Small Cap.

Baca Juga: Saham Kalbe Farma (KLBF) Mulai Menarik Lagi Setelah Keluar dari MSCI, Ini Kata Analis

Melansir RTI, saham KLBF naik 5,13% pada Selasa (25/11/2025). Lalu, pada Rabu (26/11) saham KLBF ditutup menguat 2,03% di level Rp 1.255 per saham. 

Sayangnya, saham KLBF parkir di Rp 1.240 per saham pada penutupan perdagangan sesi I hari ini (27/10), melemah 1,20% dari akhir perdagangan kemarin.

 

Head External & Stakeholders Relation KLBF, Hari Nugroho mengungkapkan, meskipun turun masuk ke MSCI Indonesia Small-Cap Index, Kalbe tetap berfokus pada kinerja fundamental. 

Hingga kuartal III 2025, Kalbe mencatatkan pertumbuhan penjualan bersih 7,2% dan pertumbuhan laba bersih 10,6%, tetap sejalan dengan target yang telah ditetapkan untuk tahun 2025.

Perseroan berfokus memberikan Total Shareholder Return yang baik, didukung kinerja fundamental dan kebijakan dividen. 

“Arus kas operasional yang sehat memungkinkan peningkatan rasio kebijakan dividen menjadi 50%-60% terhadap laba bersih, di samping tetap melakukan investasi untuk pertumbuhan di masa depan,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) Catat Kinerja Cemerlang Kuartal III-2025, Cek Rekomendasi Sahamnya

Saat ini, Kalbe masih melakukan proses budgeting untuk menetapkan target dan belanja modal (capital expediture/capex) tahun 2026. 

Target-target di tahun depan pun baru akan disampaikan targetnya kepada publik setelah proses budgeting selesai. Secara historis, capex dianggarkan maksimal sebesar Rp 1 triliun. 

“Kalbe tetap akan berinvestasi untuk pertumbuhan jangka panjang dan ketahanan kesehatan nasional melalui inovasi dan kolaborasi,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×