kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.516   16,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Saham TLKM sumbang poin terbesar IHSG sesi I


Rabu, 17 April 2013 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Cek kurs dollar-rupiah BRI jelang tengah hari ini, Rabu 10 November 2021. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Di sepanjang sesi I transaksi perdagangan hari ini (17/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menambah poin sebanyak 35,57 poin.

Lonjakan tersebut tak terlepas kontribusi kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar. Siapa saja emiten kakap yang menyumbang poin terbesar bagi indeks? Ini dia tiga di antaranya:

- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)

Saham TLKM menyumbang 10,18 poin bagi indeks di sesi I, dengan kenaikan 3,83% menjadi Rp 12.200. Tiga broker yang paling banyak memborong saham ini yaitu Deutsche Securities senilai Rp 57,444 miliar, Bahana Securities senilai Rp 22,146 miliar, dan UBS Securities senilai Rp 17,668 miliar.

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Saham BMRI menyumbang 3,89 poin bagi indeks di sesi I, dengan kenaikan 1,45% menjadi Rp 10.500. Tiga broker yang paling banyak memborong saham ini yaitu JPMorgan Securities senilai Rp 24,641 miliar, Morgan Stanley senilai Rp 22,966 miliar, dan Citigroup Securities senilai Rp 11,410 miliar.

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Saham BBCA menyumbang 2,74 poin bagi indeks di sesi I, dengan kenaikan 0,93% menjadi Rp 10.900. Tiga broker yang paling banyak memborong saham ini yaitu Deutsche Securities senilai Rp 28,064 miliar, UBS Securities senilai Rp 5,540 miliar, dan CIMB Securities senilai Rp 4,436 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×