kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Saham TINS merangsek naik 1% pada transaksi pagi


Jumat, 02 Maret 2012 / 10:23 WIB
Saham TINS merangsek naik 1% pada transaksi pagi
ILUSTRASI. Seorang tenaga kesehatan menyiapkan dosis vaksin Moderna di Queens Police Academy di Queens, New York, Amerika Serikat, Senin (11/1/2021). Jeenah Moon/Pool via REUTERS


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Saham PT Timah Tbk (TINS) pagi ini melaju ke zona hijau. Pada pukul 10.20, saham TINS naik 1% menjadi Rp 1.950.

Disinyalir, aksi beli atas saham produsen timah ini terkait dengan target kinerja perusahaan. Asal tahu saja, TINS memproyeksikan kenaikan pendapatan sebesar 15% tahun ini. Kenaikan pendapatan dipicu ekspektasi membaiknya harga timah yang sempat tertekan di semester II tahun 2011.

Menurut Kepala Riset eTrading Securities Betrand Reynaldi, proyeksi kenaikan pendapatan 15% untuk tahun 2012 ini masih mungkin dicapai perusahaan dengan beberapa asumsi keadaan. "Pertama adalah stabil atau naiknya harga timah dunia yang akan berdampak pada naiknya harga jual timah perusahaan sehingga dapat menghasilkan margin yang lebih tinggi," jelasnya.

Kedua, naiknya jumlah kapasitas produksi yang salah satu faktornya adalah mulai berfungsinya kapal keruk baru berjenis BWD pada awal semester kedua nanti. Selain itu, kelebihan inventori perusahaan sebagai akibat penghentian pendapatan pada tahun lalu dapat pula meningkatkan jumlah penjualan pada tahun ini.

Berdasarkan konsensus, tujuh analis merekomendasikan buy, enam analis merekomendasikan hold, dan satu analis merekomendasikan sell. Adapun target harga rata-rata saham ini adalah Rp 1.978 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×