kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Saham Sitaan Kejagung dan Terancam Delisting Diborong Victoria (VICO), Ada Apa?


Jumat, 17 April 2026 / 16:22 WIB
Saham Sitaan Kejagung dan Terancam Delisting Diborong Victoria (VICO), Ada Apa?
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten yang bergerak di bidang holding dan investasi, PT Victoria Investama Tbk (VICO) membeli saham investasi yang dimiliki entitas usahanya yaitu, PT Victoria Manajemen Investasi. 

Direktur Victoria Investama Jimmy Kurniawan menjelaskan VICO telah melakukan proses jual beli saham investasi yang dimiliki oleh PT Victoria Manajemen Investasi pada 15 April 2026. 

Yakni, saham PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) sebanyak 61,38 juta saham dengan total nilai Rp 3,06 miliar. Lalu saham PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) sebanyak 20,21 juta saham senilai Rp 1,01 miliar. 

Baca Juga: IHSG Rebound 0,17% ke 7.634, Top Gainers LQ45: SCMA, NCKL dan BREN, Jumat (17/4)

Terakhir, VICO juga membeli saham PT Polaris Investama Tbk (PLAS) yang dimiliki entitas usahanya sebanyak 4,44 juta saham dengan nilai Rp 272,08 juta. Dus, VICO menggelontorkan Rp 4,35 miliar. 

“Pembelian saham-saham investasi milik ini dilakukan dalam rangka memperkuat ekuitas anak yaitu Victoria Manajemen Investasi,” tulisnya dalam keterbukaan informasi yang dirilis, Jumat (17/4). 

Jimmy memastikan transaksi pembelian ini tidak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha VICO. Malah, transaksi ini dilakukan sejalan dengan strategi VICO untuk memperkuat ekuitas anak usaha. 

“Transaksi dilakukan sejalan dengan strategi VICO untuk memperkuat ekuitas entitas anak perusahaan. Di mana, VICO merupakan pemegang saham pengendali Victoria Manajemen Investasi,” jelasnya. 

Asal tahu saja, PLAS merupakan salah satu emiten yang akan didepak oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) per 10 November 2026 karena suspensi perdagangan saham  sudah berlangsung lebih dari 50 dan kondisi kelangsungan usahanya terganggu. 

Sementara, ARMY masih dalam potensi delisting karena sahamnya sudah dihentikan sementara alias suspensi selama 48 bulan atau tepatnya sudah 4 tahun sejak tanggal 24 November 2023. 

Senasib, perdagangan saham KBRI juga sudah disuspensi oleh BEI sejak 23 April 2019 lebih dari 42 bulan yang berpotensi didepak oleh BEI. Yang menarik perhatian, ARMY dan KBRI merupakan saham sitaan Kejaksaan Agung. 

Baca Juga: Tertekan Sentimen Global dan Domestik, Rupiah Melemah ke Rp 17.189 per Dolar AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×