kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Saham sektor konsumer masih gagah perkasa


Jumat, 06 Desember 2013 / 19:07 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) masih menahan suku bunga acuan di level 3,5% . ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Pool/wsj.


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Return Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) year-to-date (ytd) hingga hari ini tercatat minus 3,15%. Beruntung, sejumlah sektor masih mempunyai gigi di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia.

Mungkin akan lain cerita jika seluruh sektor memerah. Saham-saham consumer goods misalnya. Hingga penutupan Jumat (6/11), secara akumulasi 36 saham yang masuk ke indeks consumer goods mencetak return 10,29% ytd.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan hari ini, indeks consumer goods ada di posisi 1.726,95. Kemudian, sektor properti. Total 54 saham properti mencatatkan return 5,38% ytd ke level 344,12. Adapun, sektor perdagangan dan infrastruktur memiliki masing-masing berimbal hasil 5,37% dan 1,29%.

Di saat yang sama, enam sektor mengalami keterpurukan. Terparah adalah sektor pertambangan. Sektor ini merosot hingga 21,4% ytd. Saham-saham aneka industri juga anjlok sebesar 17,01%.

Saham-saham industri dasar dan keuangan  masing-masing memiliki imbal hasil minus 12,57% dan 4,55%. Begitu pula dengan saham-saham manufaktur dan perkebunan. Return masing-masing saham di kedua sektor itu masing-masing -4,49% dan -1,91%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×