kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Saham OPMS Menguat Tajam Jelang RUPS, Rumor Masuknya Investor Strategis Mencuat


Minggu, 30 November 2025 / 13:42 WIB
Saham OPMS Menguat Tajam Jelang RUPS, Rumor Masuknya Investor Strategis Mencuat
ILUSTRASI. Pekerja PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) mulai membedah kapal bekas yang dibeli perusahaan, KM Mentari Sentosa, di Pelabuhan Kamal, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (14/11/2019). Saham OPMS melesat 11,21% jelang RUPS 1 Desember 2025. Perusahaan scrap kapal ini berencana diversifikasi ke bisnis makanan & minuman.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) melesat di tengah rencana perusahaan scrap kapal bekas itu untuk merambah lini bisnis baru. 

Pada perdagangan Jumat (18/11/2025), saham OPMS ditutup menguat 11,21% ke posisi Rp 119 per saham. Dalam sebulan terakhir, harga saham emiten ini sudah menanjak 15,53%.

Kenaikan harga saham mengiringi persiapan OPMS menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 1 Desember 2025. 

Dalam agenda tersebut, manajemen akan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana diversifikasi usaha. 

Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat pada Perdagangan Senin (1/12), Intip Saham Pilihan Analis

Arah baru OPMS ini tertuang dalam keterbukaan informasi, yaitu masuk ke bisnis perdagangan besar makanan dan minuman, mulai dari gula, kopi, teh, beras, hingga produk olahan daging dan susu.

Perluasan bisnis yang jauh dari inti usaha OPMS sebagai penyedia besi bekas memunculkan spekulasi di pasar. 

 

Pengamat pasar modal sekaligus Direktur International Federation of Technical Analyst, Indrawijaya Rangkuti, menyebut adanya rumor soal ketertarikan investor strategis terhadap OPMS. 

“Rumor yang beredar menyebut OPMS tengah menjadi incaran sejumlah investor strategis, baik dari industri baja maupun mitra bisnis yang berpotensi melakukan kerja sama operasi hingga akuisisi bertahap,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).

Indrawijaya menilai pergerakan saham OPMS memperlihatkan sinyal tersebut. Ia mencatat adanya pembelian dalam volume besar di kisaran harga Rp 108 hingga Rp 112, dengan lonjakan volume mencapai 16 kali lipat dibanding hari sebelumnya.

Baca Juga: Cermati Rekomendasi Saham Properti: BSDE, PWON, CTRA, SMRA untuk Senin (1/12/2025)

Secara teknikal, Indrawijaya memproyeksikan level support kuat OPMS berada di Rp 103, sementara resistance berada di Rp 130–Rp 135, dengan resistance lanjutan di Rp 150–Rp 155.

“Kalau rumor akuisisi ini benar, OPMS bisa berubah wajah. Kuncinya ada di RUPS 1 Desember 2025 nanti, karena itu bisa jadi momen paling penting bagi OPMS sepanjang tahun ini,” tegasnya.

Selanjutnya: Tingkatkan Penanganan Bencana di Sumatera, Menteri PU Pastikan Anggaran Bukan Kendala

Menarik Dibaca: Resep Donat Mochi Super Chewy dan Lumer yang Anti Gagal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×