kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   -1.000   -0,03%
  • USD/IDR 16.791   2,00   0,01%
  • IDX 8.980   4,90   0,05%
  • KOMPAS100 1.240   -4,48   -0,36%
  • LQ45 876   -6,31   -0,72%
  • ISSI 331   0,57   0,17%
  • IDX30 444   -6,39   -1,42%
  • IDXHIDIV20 519   -14,10   -2,64%
  • IDX80 138   -0,67   -0,49%
  • IDXV30 144   -3,64   -2,47%
  • IDXQ30 142   -2,84   -1,95%

Saham KLBF Dekati Terendah 5 Tahun, Analis Nilai Masih Layak Dikoleksi di 2026


Rabu, 28 Januari 2026 / 05:30 WIB
Saham KLBF Dekati Terendah 5 Tahun, Analis Nilai Masih Layak Dikoleksi di 2026
ILUSTRASI. Saham KLBF Dekati Terendah 5 Tahun, Analis Nilai Masih Layak Dikoleksi di 2026


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) terus melemah hingga mendekati level terendah dalam lima tahun terakhir. Kondisi ini justru dinilai analis sebagai peluang investasi, mengingat kinerja keuangan perusahaan masih solid.

Pada perdagangan Selasa (27/1/2026), saham KLBF ditutup di level Rp1.135, turun 3,81% dibandingkan hari sebelumnya. Dalam lima tahun terakhir, harga saham KLBF sempat menyentuh level terendah di Rp1.050 pada Maret 2025.

Meski harga saham tertekan, laba bersih Kalbe Farma tetap tumbuh 10,63% secara tahunan hingga September 2025. Head of Research Kisi Sekuritas Muhammad Wafi menilai koreksi harga membuka peluang rerating valuasi.

“Prospek 2026 masih menarik. Koreksi di tengah kenaikan kinerja membuat valuasi lebih atraktif,” ujar Wafi.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Saham Pendatang Baru di Indeks LQ45, IDX30 dan IDX80

Ia menilai target pertumbuhan penjualan 6%–8% pada 2026 tergolong realistis, ditopang segmen obat resep dari program JKN serta ekspansi distribusi. Tekanan biaya impor juga dinilai terkendali berkat bauran produk bermargin tinggi, terutama nutrisi dan consumer health.

Momentum Ramadan berpotensi menjadi katalis jangka pendek, seiring peningkatan permintaan produk kesehatan. Wafi memproyeksikan laba bersih KLBF tumbuh 10%–12% YoY pada 2026, dengan rekomendasi buy dan target harga Rp1.750 per saham.

Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan saham KLBF lebih disebabkan rotasi sektor dan sentimen rupiah, bukan pelemahan fundamental. Menurutnya, KLBF tetap menarik sebagai saham defensif.

Untuk jangka menengah hingga panjang, Ekky merekomendasikan akumulasi bertahap dengan target harga di kisaran Rp1.600 per saham.

 

Masyarakat Beralih Non Tunai, 1.399 ATM Tutup

Selanjutnya: Tekan Beban Subsidi Energi Tidak Membengkak, Pembelian Elpiji 3 Kg Bakal Dibatasi

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Terbaru Untuk Hari Ini Rabu 28 Januari 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×