kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Saham Janu Putra Sejahtera (AYAM) Masuk Radar UMA, Ini Sebabnya


Rabu, 26 Agustus 2026 / 10:47 WIB
Saham Janu Putra Sejahtera (AYAM) Masuk Radar UMA, Ini Sebabnya
ILUSTRASI. PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) (Dok/AYAM)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa saham PT Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) masuk dalam radar Unusual Market Activity (UMA) pada perdagangan Rabu (26/8/2026).

Terdapat indikasi adanya pola transaksi saham AYAM yang di luar kebiasaan. Meski begitu, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

"Perlu kami sampaikan bahwa bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan dalam pengumumannya, Senin (24/8/2026).

Baca Juga: Oxala Energy International (PIPA) Ungkap Progres Rencana Akuisisi Perusahaan Gas Alam

Seiring dengan itu, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan tercatat apabila rencana itu belum mendapat persetujuan RUPS.

Investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Pada awal perdagangan Rabu (26/8), harga saham AYAM terpantau melemah 2,93% ke level Rp 464 per saham. Di sisi lain, dalam sebulan terakhir, harga saham AYAM naik 18,97%. Sedangkan sejak awal tahun, harga saham emiten ini naik 7,87% year to date (ytd).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×