kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Saatnya raup cuan dari saham milik Sandiaga Uno dan Erick Tohir yang naik di sesi I


Senin, 21 Oktober 2019 / 12:41 WIB

Saatnya raup cuan dari saham milik Sandiaga Uno dan Erick Tohir yang naik di sesi I
ILUSTRASI. Layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham perusahaan milik Erick Tohir dan Sandiaga Uno menghijau dalam perdagangan sesi I, Senin (21/10). Seperti diketahui nama keduanya masuk daftar bursa calon menteri kabinet jilid II.

Mengutip data RTI, saham perusahaan milik Erick Tohir yakni PT Mahaka Media Tbk (ABBA) terpantau melesat hingga 28,96% atau 53 poin ke level Rp 236 per saham. Saham ABBA sudah ditransaksikan sebanyak 22,753 kali dengan volume perdagangan sebesar 545,44 juta saham atau setara Rp 116,38 miliar.

Baca Juga: Setelah Nadiem dan Wishnutama, giliran Erick Thohir yang muncul di Istana

Begitu juga dengan saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), perusahaan milik Sandiaga Uno yang naik 2,78% atau 100 poin ke level Rp 3.700 per saham. 

Tercatat juga sahamnya sudah ditransaksikan sebanyak 84 kali. Adapun banyaknya saham yang ditransaksikan sebanyak 93.000 saham atau senilai Rp 343,2 juta.  

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai melajunya saham SRTG dan ABBA karena didorong sentimen positif dari pengumuman kabinet kerja jilid II yang akan diumumkan pada hari ini.

“Bisa dikatakan hari ini bisa jadi momentum investor jangka pendek ambil cuan dari kedua saham tersebut,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Senin (21/10).

William memproyeksikan naiknya kedua saham ini bisa cukup lama jika Erick Tohir dan Sandiaga Uno benar jadi menteri. 

Baca Juga: Sandiaga kurang sreg jika semua parpol bergabung ke koalisi Jokowi

Secara teknikal volume perdagangan masih tinggi maka penguatan akan berlanjut.

William merekomendasikan investor untuk jangka pendek bisa lakukan strategi beli. Adapun sedikit tips yang untuk menggunakan indikator harga rata-rata 20 hari untuk memastikan bahwa tren masih berkesinambungan.


Reporter: Arfyana Citra Rahayu
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan


Close [X]
×