kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Saat dollar AS terlalu perkasa


Senin, 19 Desember 2016 / 06:40 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tampaknya rupiah masih belum bisa membendung kekuatan dollar Amerika Serikat (AS) pekan ini. Akhir pekan lalu (16/12), kurs spot rupiah turun 0,08% jadi Rp 13.395 per dollar AS. Kurs tengah rupiah Bank Indonesia anjlok 0,44% ke Rp 13.426 per dollar AS.

Research and Analyst Garuda Berjangka Sri Wahyudi menilai dollar AS sedang bullish, didukung proyeksi ekonomi AS di 2017 yang oke. Apalagi data-data ekonomi AS cukup positif.

"Jadi memang belum ada alasan USD terkoreksi," ujar Wahyudi. Ia bahkan memprediksi rupiah bisa kembali ke Rp 13.400.

Berbeda, Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto menilai, bila melihat indikator teknikal, rupiah berpeluang menguat hari ini (19/12).

Cuma, karena sekadar faktor teknikal, rebound rupiah tersebut cuma bersifat sementara. Apalagi, kondisi fundamental AS saat ini positif, sehingga tidak cukup kuat menahan pergerakan USD.

Berdasarkan hal itu, Rully memprediksi hari ini rupiah akan bergulir dalam rentang Rp 13.300–Rp 13.430 per dollar AS. Sementara menurut hitungan Wahyudi, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.200-Rp 13.450 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×