kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.920   18,00   0,11%
  • IDX 7.213   -89,39   -1,22%
  • KOMPAS100 999   -14,02   -1,38%
  • LQ45 738   -8,92   -1,20%
  • ISSI 253   -4,63   -1,80%
  • IDX30 402   -5,00   -1,23%
  • IDXHIDIV20 502   -8,18   -1,60%
  • IDX80 113   -1,42   -1,24%
  • IDXV30 137   -0,94   -0,68%
  • IDXQ30 131   -1,95   -1,47%

Rupiah tunggu inflasi


Jumat, 01 Februari 2013 / 08:07 WIB
Rupiah tunggu inflasi
ILUSTRASI. Warga mengamati produk kendaraan bermotor yang dipasarkan melalui e-commerce di Tangerang Selatan, Minggu (1/8). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/01/08/2021.


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Wahyu T.Rahmawati

JAKARTA. Rupiah melemah dalam lima hari terakhir. Di pasar spot, pasangan USD/IDR menguat 0,57% menjadi 9.744, kemarin. Sementara, kurs tengah USD/IDR di Bank Indonesia (BI) melemah tipis dari 9.690 ke 9.698.

Analis Monex Investindo Futures, Albertus Christian mengatakan, rupiah sedang dalam fase konsolidasi dari sisi teknikal. Dari segi fundamental, Albertus mengatakan, hari ini pasar akan menunggu data inflasi dan rilis neraca perdagangan Indonesia yang akan dilansir BPS.

Analis Divisi Tresuri Bank Negara Indonesia (BNI), Raditya Ariwibowo mengatakan, data inflasi dan neraca perdagangan, hari ini, akan mempengaruhi BI dalam mengambil keputusan. "Rilis data ini tentu akan menyangkut kebijakan BI ke depannya seperti apa. Karena rupiah sampai sekarang masih cenderung melemah," ungkap Raditya.

Pada awal bulan, kebutuhan dollar AS masih tinggi meski biasanya tidak sebanyak di akhir bulan. Raditya memproyeksi, bisa saja investor beralih ke dollar AS terlebih dahulu karena kecenderungan rupiah masih tetap lemah. Raditya memprediksi, pasangan USD/IDR, hari ini, berada di posisi 9.680 - 9.830. Sementara, prediksi Albertus, senilai 9.700 - 9.830.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×