kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.716   73,19   1,30%
  • KOMPAS100 738   10,40   1,43%
  • LQ45 559   6,09   1,10%
  • ISSI 199   2,35   1,19%
  • IDX30 317   2,72   0,87%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 84   1,04   1,26%
  • IDXV30 106   -0,24   -0,23%
  • IDXQ30 102   0,48   0,47%

Rupiah terpapar dampak Yellen


Selasa, 30 Agustus 2016 / 07:28 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan, Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pelemahan rupiah berlanjut. Pada Senin (29/8), valuasi rupiah di pasar spot anjlok 0,42% menjadi Rp 13.267 per dollar AS. Serupa, kurs tengah Bank Indonesia (BI) menunjukkan rupiah tergerus 0,24% ke Rp 13.275.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual bilang, performa mata uang Garuda dipengaruhi faktor eksternal. Setelah akhir pekan lalu Yellen mengindikasikan suku bunga The Fed bakal segera naik.

"Pasar juga sedang menunggu angka inflasi dalam negeri awal September," terangnya.

Research and Analyst PT Monex Investindo Futures Putu Agus Pransuamitra memaparkan, kenaikan suku bunga The Fed di bulan September atau Desember semakin besar.

Prediksi Putu, rupiah Selasa (30/8) melemah dan bergerak di Rp 13.200- Rp 13.350 per dollar AS. David menebak, rupiah melemah di rentang Rp 13.250-Rp 13.350.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×