kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Rupiah terimbas Spanyol di pekan ini


Sabtu, 06 Oktober 2012 / 07:01 WIB
Salah satu strategi pemulihan ekonomi hingga akhir tahun yang krusial adalah meredam kasus corona. KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Noor Muhammad Falih, Anna Marie Happy | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rupiah relatif tertekan dalam sepekan ini. Di pasar spot, USD/IDR, Jumat (5/10), ditutup senilai 9.594, atau menguat 0,16% dibanding posisi awal pekan. Kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia (BI), adalah Rp 9.590, naik 0,05% dari nilai di hari sebelumnya.

Analis Divisi Tresury BNI, Klara Pramesti, melihat, pelemahan rupiah terjadi akibat sentimen global dari Eropa, khususnya Spanyol. Ketidakpastian ekonomi negara itu membuat para pemodal menjadi pesimistis terhadap penyelesaian utang di Uni Eropa.

Sejatinya, sentimen positif dari dalam negeri, menghampiri rupiah. Di  antaranya, cadangan devisa Indonesia yang naik per September 2012  menjadi US$ 110,17 miliar, dari US$ 108,99 miliar di bulan sebelumnya. Namun, sentimen global yang relatif masih buruk menjadi penekan utama laju rupiah.

Analis Monex Investindo Futures, Albertus Christian, menambahkan, ekspektasi BI rate yang akan tetap di level 5,75% bisa membantu mengurangi tekanan pada rupiah pada pekan depan. Pasar juga menunggu rilis data ekonomi AS dan pernyataan ECB di minggu depan. "Tapi rupiah tetap berpotensi mengalami pelemahan terbatas," ujar dia. Albertus memprediksi, Senin (8/10), USD/IDR berkisar 9.540-9.610.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×