kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.619   66,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah spot dan kurs tengah BI melemah atas dolar AS pada awal perdagangan hari ini


Senin, 14 Desember 2020 / 10:28 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melayani pembelian uang dolar Amerika Serikat (AS) di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) melemah pada perdagangan Senin (14/12). Pukul 10.10 WIB, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI ada di Rp 14.158 per dolar Amerika Serikat, melemah 0,39% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 14.102 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di kurs tengah BI sejalan dengan rupiah spot. Pukul 10.15 WIB, rupiah spot ada di Rp 14.114 per dolar AS, melemah 0,24% dari akhir pekan lalu yang ada di R 14.080 per dolar AS.

Di Asia, rupiah melemah bersama won Korea yang melemah 0,06% dan dolar Hong Kong yang melemah 0,003% terhadap dolar AS.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura memimpin penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan kenaikan 0,17%, disusul dolar Taiwan yang menguat  0,16%, baht Thailand menguat 0,14%, yuan China menguat 0,12%, yen Jepang menguat 0,06%, pesso Filipina menguat 0,02% dan rupee India menguat 0,02% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 90,79, turun dari akhir pekan lalu yang ada di 90,97.

Selanjutnya: Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Senin 14 Desember, cek sebelum tukar valas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×