kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rupiah sideways menunggu rilis BI rate


Senin, 08 Juli 2013 / 06:53 WIB
Rupiah sideways menunggu rilis BI rate
ILUSTRASI. Diskon Kilat 2.2 dari McD menghadirkan diskon sebesar 30% atau setara dengan Rp 30.000 (dok/McD Indonesia)


Reporter: Agus Triyono | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah bergerak mendatar. Di pasar spot, Jumat (5/7), USD/IDR menguat 0,02% ke 9.945. Kurs tengah Bank Indonesia (BI), dollar AS stagnan di 9.945.

Rully Arya Wisnubroto, analis pasar uang Bank Mandiri, mengatakan, aksi tunggu pasar terhadap pengumuman tingkat suku bunga Bank Indonesia, Kamis (11/7), membuat rupiah sideways. Selain itu, intervensi BI masih membuat rupiah kuat. Pelaku pasar juga masih menunggu hasil rilis ketenagakerjaan AS.

Ariston Tjendra, analis Monex Investindo Futures menambahkan, rupiah di akhir pekan lalu sedikit mendapat sokongan dari sejumlah data ekonomi dalam negeri. Akibatnya, laju pelemahan rupiah di akhir minggu bisa stabil.

Tren ini memicu membaiknya rilis data non farm payroll Amerika yang dirilis akhir pekan kemarin. Selain itu, rupiah tertekan kebijakan kenaikan harga BBM yang menurunkan tingkat pertumbuhan ekonomi. Apalagi, dana asing di pasar saham dan pasar obligasi terus menurun. Akibatnya rupiah terus tertekan. 

Ariston memperkirakan, hari ini, rupiah berpotensi melemah di 9.880-10.040. Sementara itu, Rully menebak, pasangan USD/IDR akan naik di 9.924-9.989.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×