kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Rupiah punya kans menguat di awal pekan


Minggu, 13 Maret 2016 / 19:11 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Meski akhir pekan lalu tumbang, rupiah diprediksi bisa lebih kuat pada awal pekan depan. Sebab, pasar berekspektasi data neraca perdagangan bakal positif.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, pergerakan rupiah cukup stabil. Sebelumnya, dilaporkan cadangan devisa bulan Februari naik menjadi US$ 104,5 miliar dari sebelumnya US$ 102,1 miliar. Artinya, persediaan dollar AS di dalam negeri masih besar, sedangkan permintaan dollar AS belum cukup besar. "Kebutuhan impor belum cukup banyak," paparnya.

Apalagi, Josua memperkirakan, neraca perdagangan bulan Februari masih berpotensi surplus. Ekspektasi ini diduga bisa menyokong pergerakan rupiah di awal pekan.

Selain itu, sentimen utama pada pekan ini adalah rapat The Fed dan Bank Indonesia. The Fed diperkirakan tidak akan menaikkan tingkat suku bunga pada bulan ini. Sementara dari dalam negeri, BI memiliki ruang untuk memangkas suku bunga.

Jumat (11/3), di pasar spot, rupiah ditutup melemah 0,17% ke level Rp 13.075 per dollar AS. Namun, kurs tengah Bank Indonesia menunjukkan rupiah menguat 0,47% ke level Rp 13.087 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×