kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Rupiah minim sentimen


Senin, 22 Juli 2013 / 06:30 WIB
ILUSTRASI. Analis menilai, pergerakan saham emiten minyak dan gas (migas) sudah mencerminkan kenaikan harga komoditas energi tersebut. KONTAN/akhmad suryahadi


Reporter: Sunarti Agustina | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah di pasar spot mencetak rekor terlemah sejak 8 September 2009. Pasangan USD/IDR pada Jumat (19/7) naik 0,68% ke 10.129 dibanding hari sebelumnya. Sedangkan, di kurs tengah Bank Indonesia, pairing USD/IDR naik 0,11% ke 10.070.

Analis pasar uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri, menilai, rupiah cenderung melemah karena tidak ada sentimen positif bagi rupiah. Malah, sentimen dari luar, seperti ekonomi China yang melambat dan rilis data dari Eropa yang negatif, melemahkan rupiah.

Menurut Lana Soelistiningsih, ekonom Samuel Sekuritas, hampir semua mata uang di Asia melemah terhadap dollar AS. Namun, dia yakin, rencana lelang swap yang diadakan setiap Kamis, akan membantu menguatkan rupiah.

Hari ini, Lana memprediksi, rupiah masih melemah di 10.080-10.100. Reny menebak, rupiah di kisaran 10.040-10.085.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×