kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah menunggu kabar The Fed


Kamis, 21 Februari 2013 / 06:47 WIB
ILUSTRASI. Beberapa saham-saham lapis dua dan tiga harganya melejit tahun ini.


Reporter: Dina Farisah | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rupiah akhirnya rebound. Di pasar spot, pairing USD/IDR turun 0,20% ke 9.684. Kurs tengah dollar Amerika Serikat (AS) di Bank Indonesia (BI) juga turun 0,09% menjadi 9.704.

Analis Monex Investindo Futures, Albertus Christian mengatakan, penguatan rupiah terimbas sentimen negatif yang menaungi dollar AS. Misal, indeks ekonomi Jerman di Februari yang menyentuh angka 48,2, naik dibanding Januari yang sebesar 31,5.

Indeks ini juga merupakan capaian tertinggi dalam tiga tahun terakhir. “Itu membuat kepercayaan diri investor meningkat untuk beralih dari dollar AS ke aset yang lebih berisiko,” kata Albert.

Pergerakan rupiah, hari ini, masih ditentukan oleh faktor eksternal. Pelaku pasar akan menanti kepastian The Fed, akan melanjutkan pelonggaran moneter atau akan mengakhirinya dalam waktu yang lebih cepat. Jika The Fed memastikan kucuran stimulus tetap dijalankan, maka ini akan menguntungkan rupiah.

Albert memperkirakan, pairing USD/IDR, hari ini, di posisi 9.655-9.690. Adapun, prediksi Destry Damayanti, Director Chief Economist Mandiri Group, pasangan USD/IDR akan bergerak di level 9.600-9.700.        

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×