kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Menguat pada Rabu (1/4) Siang, Ini Proyeksinya Hingga Akhir Perdagangan


Rabu, 01 April 2026 / 12:32 WIB
Rupiah Menguat pada Rabu (1/4) Siang, Ini Proyeksinya Hingga Akhir Perdagangan
ILUSTRASI. Untuk perdagangan Rabu (1/4), rupiah diproyeksi bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.040 – Rp 17.070 per dolar AS.(ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, Rabu (1/4/2026) pukul 12.11 WIB, rupiah di pasar spot menguat 0,26% ke Rp 16.996 per dolar AS. 

Sebelumnya, rupiah melemah 0,23% menjadi Rp 17.041 per dolar AS pada Selasa (31/3).

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, konflik di Timur Tengah mempengaruhi dinamika pergerakan rupiah.

Baca Juga: Rupiah Spot Menguat 0,25% ke Rp 16.999 per Dolar AS pada Rabu (1/4) Siang

Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa AS akan “menghancurkan” pembangkit energi dan sumur minyak Iran jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz. 

Namun demikian, Gedung Putih mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran terus berlanjut dan berjalan dengan baik, menambahkan bahwa apa yang dikatakan Teheran secara publik berbeda dengan apa yang mereka sampaikan kepada pejabat AS secara pribadi.

“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah diproyeksi bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.040 – Rp 17.070 per dolar AS,” ucap Ibrahim saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×