kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   -50.000   -1,72%
  • USD/IDR 17.110   58,00   0,34%
  • IDX 7.308   28,38   0,39%
  • KOMPAS100 1.009   3,07   0,31%
  • LQ45 734   0,28   0,04%
  • ISSI 264   3,48   1,33%
  • IDX30 393   -5,78   -1,45%
  • IDXHIDIV20 480   -6,76   -1,39%
  • IDX80 114   0,27   0,24%
  • IDXV30 133   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 127   -1,85   -1,43%

Rupiah Menguat ke Rp 16.802, Ini Sentimen Pendorong dan Proyeksi Selasa (24/2)


Senin, 23 Februari 2026 / 15:41 WIB
Diperbarui Senin, 23 Februari 2026 / 16:05 WIB
Rupiah Menguat ke Rp 16.802, Ini Sentimen Pendorong dan Proyeksi Selasa (24/2)
ILUSTRASI. Serambi penukaran uang rupiah BI Sulbar (ANTARA FOTO/AKBAR TADO)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat pada awal pekan. Mengutip data Bloomberg, Senin (23/2), rupiah berada di level Rp 16.802 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,51% dibanding akhir pekan sebelumnya yang Rp 16.888 per dolar AS.

Sejalan dengan itu, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 16.818 per dolar AS pada hari ini, menguat 0,24% dari hari sebelumnya yang ada di Rp 16.885 per dolar AS.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, penguatan rupiah dipicu oleh pelemahan tajam dolar AS. Tekanan terhadap dolar terjadi setelah rilis data pertumbuhan ekonomi AS yang jauh di bawah ekspektasi pasar.

Baca Juga: Azko dan Neka Jadi Kunci Pertumbuhan ACES di Tengah Tantangan Daya Beli

“Selain itu, sentimen juga datang dari putusan Mahkamah Agung (MA) yang menganulir kebijakan tarif yang sebelumnya dikaitkan dengan Donald Trump,” ujar Lukman kepada Kontan, Senin (23/2/2026).

Untuk perdagangan Selasa (24/2/2026), Lukman menilai pergerakan rupiah berpotensi dipengaruhi oleh sentimen eksternal. Pasalnya, tidak terdapat data ekonomi penting baik dari dalam negeri maupun global yang menjadi penggerak utama.

Menurutnya, pasar akan mencermati perkembangan isu tarif perdagangan, terutama setelah muncul ancaman penerapan tarif global sebesar 15% oleh Trump. Selain itu, dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah juga menjadi faktor yang perlu diwaspadai pasar.

Lukman memproyeksikan rupiah pada Selasa (24/2/2026) akan bergerak dalam kisaran Rp 16.750 - Rp 16.900 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×