kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Rupiah Masih Punya Peluang Menguat Pada Hari Ini (17/2)


Kamis, 17 Februari 2022 / 06:45 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berpotensi kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sentimen positif dari internal dan eksternal turut menopang kurs rupiah untuk Kamis (17/2). 

Analis Monex Investindo Futures Faisyal memperkirakan kurs rupiah akan bergerak di rentang Rp 14.220 per dolar AS-Rp 14.300 per dolar AS untuk hari ini. Sementara, Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C. Permana memproyeksikan rentang rupiah besok di Rp 14.130 per dolar AS-Rp 14.330 per dolar AS. 

Fikri memproyeksikan rupiah berpotensi menguat karena masih disokong oleh data ekonomi domestik yang kuat, seperti data neraca dagang periode Januari surplus. Dia menambahkan, tensi geopolitik Rusia dan Ukraina yang mereda membuat indeks dolar cenderung menurun, dan rupiah berpotensi menguat. 

Faisyal memperkirakan pergerakan rupiah di Kamis (17/2) masih berpeluang untuk menguat. Menurut dia, selama tidak ada isu yang mengkhawatirkan terkait perkembangan geopolitik, rupiah berpotensi menguat.

Baca Juga: IHSG Melaju Naik 0,63% di Akhir Perdagangan, Rabu (16/2)

Kemarin (16/2), rupiah menguat 0,30% ke Rp 14.256 per dolar AS. Kompak, kurs Jisdor versi Bank Indonesia (BI) menguat 0,09% menjadi Rp 14.278 per dolar AS. 

Faisyal mengatakan rupiah menguat karena Rusia menarik pasukannya dari perbatasan Ukraina, meski Presiden AS Joe Biden belum memverifikasi langkah tersebut. 

Dari dalam negeri, pelaku pasar merespons positif sikap pemerintah yang mengatakan belum ada keinginan untuk kembali memperketat mobilitas masyarakat. Bahkan, pelonggaran akan terus dilakukan dengan pengawasan ketat. "Puncak kasus omicron sudah lewat pasar akan kembali bullish," kata Faisyal.

Baca Juga: Kompak, Rupiah Jisdor Menguat 0,10% ke Rp 14.278 Per Dolar AS Pada Rabu (16/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×