kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rupiah masih meriang


Rabu, 04 Juni 2014 / 06:33 WIB
Rupiah masih meriang
ILUSTRASI. Rambutan bisa memicu asam urat tinggi.


Reporter: Noor Muhammad Falih | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rupiah dalam kondisi tertekan. Di pasar spot, Selasa (3/6), dua sejoli USD/IDR naik 0,17% ke Rp 11.786,5. Sedangkan di kurs tengah Bank Indonesia (BI) pairing USD/IDR naik 0,56% menjadi 11.806.

Analis pasar uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri, mengatakan neraca perdagangan April yang defisit sebesar US$ 1,96 miliar masih menjadi katalis utama. "Pasar tidak menduga nilai defisit cukup tinggi," ujar Reny. Ia menilai, data ini indikasi neraca perdagangan Mei yang juga defisit. Menurut dia, ini karena ekonomi China belum membaik. Sehingga, ekspor ke Tiongkok menyusut.

Analis PT Monex Investindo Futures, Albertus Christian, mengatakan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang cenderung mixed menyebabkan dollar AS menguat. Karena itu kedua analis memproyeksikan, rupiah masih akan melemah. Christian memproyeksikan, pasangan USD/IDR akan bergerak di Rp 11.730-Rp 11.845. Sedangkan Reny memproyeksikan di Rp 11.690-Rp 11.815.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×