CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Rupiah masih melemah


Senin, 30 September 2013 / 06:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN


Reporter: Agus Triyono | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Kurs rupiah belum lepas dari tekanan. Jumat (27/9), pairing USD/IDR di pasar spot naik 0,72% ke 11.284. Tapi di kurs tengah Bank Indonesia (BI), dollar AS turun 0,35% ke 11.532.

Rully Arya Wisnubroto, analis pasar uang Bank Mandiri mengatakan, pada akhir pekan lalu rupiah masih dibayangi oleh kekhawatiran prospek pemulihan ekonomi dalam negeri. Tekanan lain juga datang dari arus modal keluar, meski tidak terlalu besar.

Dari sisi global, tingkat klaim pengangguran di AS jatuh ke level terendah sejak 2007. Ini memicu spekulasi AS dalam waktu dekat akan memangkas stimulus dan sentimen ini membuat dollar AS menguat.

Albertus Christian, analis Monex Investindo Futures bilang, rupiah juga tertekan permintaan dollar AS yang tinggi di akhir bulan. Selain itu, belum jelasnya ujung pembahasan anggaran, belanja negara serta arah kebijakan stimulus di AS, membuat pasar enggan berinvestasi di mata uang berisiko.

Kedua analis itu memperkirakan, kurs rupiah akan melemah, hari ini. Albertus memprediksi, pasangan USD/IDR akan bergerak di 11.230-11.630. Adapun, Rully menebak, pairing USD/IDR di level 11.200-11.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×