kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah masih loyo


Kamis, 16 Januari 2014 / 22:41 WIB
Jurnalis KONTAN Anastasia Lilin Y.


Reporter: Sofyan Nur Hidayat | Editor: Sofyan Hidayat

JAKARTA. Kurs rupiah kembali melempem. Kemarin (16/1), di pasar spot, rupiah tertekan 0,33% dari hari sebelumnya menjadi Rp 12.125 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs tengah rupiah di Bank Indonesia juga terkikis 0,33% menjadi 12.117.

Albertus Christian, analis PT Monex Investindo Futures mengatakan, rupiah tertekan rilis data foreign direct investment (FDI) China yang tumbuh 5,3% di tahun 2013 atau melambat dari tahun sebelumnya yang mencapai 5,5%. Laju ekspansi kredit di China juga melemah setahun terakhir. "Perlambatan ekonomi China bisa mempengaruhi ekspor dari Indonesia dan menghambat perbaikan defisit neraca perdagangan kita," kata Albertus.

Selain itu, Head of Research Divisi Tresuri BNI, Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, pelemahan rupiah juga dipengaruhi sejumlah data ekonomi AS sepekan ini yang membaik. Ini mencuatkan spekulasi Bank Sentral AS, The Federal Reserve akan kembali memangkas stimulus moneter atau tapering pada rapat Maret nanti. Sentimen ini membuat dollar AS menguat.

Hari ini, Nurul memperkirakan, rupiah akan kembali melemah di 12.070-12.125. Sedangkan, Albertus menduga, rupiah bergulir di 12.100-12.235.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×