kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Rupiah masih akan loyo


Kamis, 04 April 2013 / 06:13 WIB
Rupiah masih akan loyo
ILUSTRASI. KFC Kombo Duo paket A-D cuma Rp 45.455 (sebelum pajak) (Dok/KFC)


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rupiah kembali melemah. Di pasar spot, Rabu (3/4), pasangan USD/IDR ditutup menguat 0,08% menjadi 9.747 dibandingkan sehari sebelumnya. Adapun, dollar Amerika Serikat (AS) di kurs tengah Bank Indonesia (BI) naik 0,10% menjadi 9.737.

Wahyu Tribowo Laksono, analis pasar uang mengatakan, rupiah tertekan oleh data defisit neraca perdagangan Indonesia yang dalam dua bulan pertama di 2013 mencapai US$ 402,1 juta. "Selain itu, data inflasi yang masih relatif tinggi menjadi sentimen mendasar yang tekan rupiah," kata Wahyu.

Dari faktor eksternal, perbaikan kondisi ekonomi AS membuat kurs dollar AS terangkat. Imbasnya, akan ikut melemahkan rupiah pula.
Veni Kriswandi, Head of Trading Commonwealth menambahkan, selain faktor di atas, pelemahan rupiah juga diakibatkan oleh aksi ambil untung alias profit taking oleh para investor.

Para analis memperkirakan, tren pelemahan rupiah akan berlanjut. Data ekonomi AS masih akan menjadi sentimen positif bagi dollar AS. Sejatinya, kesepakatan bailout dari Siprus, bisa membawa angin positif bagi pergerakan rupiah, karena bisa membuat kurs dollar AS tertekan. Namun, sentimen negatif masih lebih kuat mempengaruhi rupiah.

Hari ini, Veni memperkirakan, pasangan USD/IDR bergerak di kisaran 9.730- 9.760. Prediksi Wahyu, pairing USD/IDR bergerak di 9.720-9.770.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×