kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah loyo karena peminat dollar AS tinggi


Jumat, 21 November 2014 / 06:00 WIB
ILUSTRASI. Berikut ini camilan terbaik untuk menurunkan kolesterol, ada edamame sampai popcorn


Reporter: Dina Farisah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rupiah ditutup melemah pada Kamis (20/11). Di pasar spot, pasangan USD/IDR naik 0,27% dibandingkan hari sebelumnya ke 12.175. Berdasarkan kurs tengah dollar AS di Bank Indonesia (BI) juga naik 0,3% menjadi 12.161.

Nurul Eti Nurbaeti, Head of Research Divisi Treasury Bank BNI, mengatakan, sentimen berasal dari dalam negeri, karena pelaku pasar mulai mengoleksi dollar AS untuk kebutuhan di akhir bulan. Aksi ambil untung menyeret rupiah. Selain itu, The Fed akan menaikkan suku bunga di 2015.

Putu Agus Pransuamitra, Researcher and Analyst PT Monex Investindo Futures, menilai, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi memicu kenaikan suku bunga acuan (BI rate) memberi sentimen negatif dalam jangka pendek.

Putu memprediksi hari ini rupiah di 12.100-12.250. Dan Nurul memproyeksikan di 12.125-12.200.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×