kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rupiah lesu menjelang rapat The Fed


Senin, 11 Desember 2017 / 17:05 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat gubernur The Federal Reserve tinggal menghitung hari. Kemungkinan besar, hasilnya akan bullish untuk dollar Amerika Serikat (AS). Suku bunga acuan AS akan dinaikkan untuk ketiga kalinya tahun ini. Dihadapan sentimen tersebut, rupiah berpotensi terpukul.

Mengutip pergerakan rupiah di pasar spot, Senin (11/12) pukul 15.59 WIB, rupiah terlihat koreksi tipis 0,01% ke Rp 13.552 per dollar AS. Sedangkan dalam kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menguat 0,07% ke level Rp 13.546 per dollar AS.

Ekonom Bank Mandiri Rully Arya Wisnubrata memperkirakan, rupiah bakal menunjukkan pelemahan, apalagi menanti perkembangan kondisi politik dan moneter AS. "Ada antisipasi menjelang rapat FOMC pekan ini, dan tren pelemahan rupiah ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan," jelas Rully pada Kontan.co.id, Senin (11/12).

Adapun menurut Rully, efek data terakhir Indonesia yakni laporan cadangan devisa Akhir November sudah habis dan tidak memberi sentimen positif pada pergerakan rupiah. Ia meyakini data-data global terutama AS, yang akan berpengaruh besar pada nilai tukar mata uang rupiah.

Untuk pergerakan esok, Rully memperkiraka nrupiah berpotensi melanjutkan pelemahan ke kisaran Rp 13.533-Rp 13.571 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×