kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Jisdor Menguat 0,06% ke Rp 14.347 Per Dolar AS Pada Perdagangan Selasa (19/4)


Selasa, 19 April 2022 / 15:24 WIB
ILUSTRASI. Rupiah menguat terhada dolar AS.KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di Rp 14.347 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (19/4), menguat 0,06% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.356 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah spot. Di pasar spot , rupiah ditutup pada level Rp 14.340 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Selasa (19/4), menguat 0,11% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.356 per dolar AS.

Di Asia, rupiah menjadi satu-satunya mata uang yang menguat terhadap dolar AS. 

Baca Juga: Perkasa, Rupiah Spot Menguat 0,11% ke Rp 14.340 Per Dolar AS Pada Selasa (19/4)

Sementara itu, mata uang Asia lainnya kompak melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang memimpin pelemahan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan pelemahan 0,85%, disusul pesso Filipina yang melemah 0,37%, dolar Singapura melemah 0,25%, won Korea melemah 0,21%, yuan China melemah 0,15%.

Ringgit Malaysia melemah 0,06%, rupee India melemah 0,04%, baht Thailand melemah 0,03%, dolar Taiwan melemah 0,01% da dolar Hong Kong melemah 0,008% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 100,79, naik tipis dari sehari sebelumnya yang ada di 100,78.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×