kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rupiah Jisdor melemah 0,05% ke Rp 14.794 per dolar AS pada Senin (24/8)


Senin, 24 Agustus 2020 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Rupiah Jisdor melemah ke levelRp 14.794 per dolar AS


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selepas libur panjang, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia malah kembali loyo. Senin (24/8), rupiah di kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) berada di level Rp 14.794 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah Jisdor melemah 0,05% dibandingkan posisi rupiah pada Rabu (19/8) di Rp 14.786 per dolar AS. Pergerakan rupiah Jisdor sejalan dengan rupiah di pasar spot.

Hingga pukul 10.00 WIB, rupiah spot berada di level Rp 14.790 per dolar AS. Alhasil, rupiah spot melemah 0,12% dibanding penutupan Rabu (19/8) di Rp 14.773 per dolar AS. Padahal di pembukaan perdagangan pagi ini, rupiah menguat ke Rp 14.755 per dolar AS. 

Baca Juga: Rupiah dibuka menguat 0,12% ke Rp 14.755 per dolar AS pada Senin (24/8)

Yang jelas, kini pergerakan sebagian besar mata uang di kawasan melemah. Won Korea Selatan masih menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,31%. 

Diikuti ringgit Malaysia yang terkikis 0,09% dan peso Filipina yang terdepresiasi 0,05%. Selanjutnya ada baht Thailand yang melemah 0,04% terhadap the greenback.

Berikutnya ada dolar Singapura yang turun 0,002%. Dilanjutkan oleh yen Jepang dan yuan China yang sama-sama melemah 0,009%. Dolar Hong Kong pun berada di zona merah setelah koreksi tipis 0,001%.

Sementara itu, dolar Taiwan menjadi satu-satunya mata uang yang berada di zona hijau setelah menguat 0,16% terhadap dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×