kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Rupiah diprediksi bakal kembali melemah hari ini


Rabu, 22 Mei 2019 / 06:14 WIB


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bahwa suku bunga The Fed masih berada di level 2,25%-2,5%. Testimoni The Fed ini sepertinya menjadi batu sandungan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS)

Terbukti, berdasarkan data Bloomberg, Selasa (21/5) pergerakan mata uang Garuda di pasar spot masih melemah 0,17% menjadi Rp 14.480 per dollar AS. Namun, kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) justru menguat 0,11% menjadi Rp 14.462 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengatakan, dominannya sentimen penguatan dollar AS di balik ekspektasi bahwa The Fed tidak akan pangkas suku bunga di tahun ini membuat rupiah ditutup melemah.

“Apalagi imbal hasil obligasi AS naik, wajar dollar AS jadi menguat,” kata Ahmad kepada Kontan.co.id, Selasa (21/5).

Di sisi lain, kata Ahmad tak dipungkiri bahwa sentimen internal yakni terkait pilpres belum secara resmi diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ahmad meramal hari ini Rabu (22/5), rupiah akan diperdagangkan lanjut melemah di level Rp 14.260-Rp 14.650 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×