kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.620   67,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah di kurs tengah BI melemah 0,13% ke Rp 14.036 per dolar AS pada Kamis (4/2)


Kamis, 04 Februari 2021 / 10:09 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menghitung pecahan 100 dollar AS di salah satu money changer di Jakarta. KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) melemah pada perdagangan Kamis (4/2). Pukul 10.00 WIB, rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI ada di Rp 14.036 per dolar AS, melemah 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.017 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di kurs tengah BI sejalan dengan rupiah di perdagangan spot. Pukul 10.00 WIB, rupiah spot ada di Rp 14.020 per dolar AS, melemah 0,10% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.005 per dolar AS.

Di Asia, rupiah melemah bersama pesso Filipina yang melemah 0,08%, won Korea yang melemah 0,03%, yen Jepang yang melemah 0,02% dan dolar Singapura yang melemah 0,02% terhadap dolar AS.

Sementara itu, mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS. Yuan China memimpin penguatan mata uang Asia terhadap dolar AS dengan kenaikan 0,05%, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,03%, baht Thailand menguat 0,03^, rupee India menguat 0,01% dan dolar Hong Kong menguat 0,01% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 91,14, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 91,17.

Selanjutnya: Rupiah dibuka melemah tipis pada awal perdagangan Kamis (4/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×