kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Rupiah belum mampu bangkit


Selasa, 18 Desember 2012 / 07:48 WIB
ILUSTRASI. Promo Burger King Kemeriahan 9.9 khusus Bbulan September ada penawaran 9 pcs ayam seharga Rp 99.000


Reporter: Dina Farisah | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rupiah melanjutkan pelemahan. Di pasar spot, pasangan USD/IDR naik 0,05% menjadi 9.699 dibanding posisi akhir pekan lalu. Sedangkan, dollar AS di kurs tengah Bank Indonesia (BI) tidak bergeser dari posisi Jumat (14/12) di 9.645.

Analis Monex Investindo Futures, Zulfirman Basir, mengatakan, pelemahan rupiah dipicu oleh ekspektasi pasar mengenai defisit neraca perdagangan yang bakal meningkat di kuartal-IV 2012. Sementara dari global, ancaman fiscal cliff di AS yang hingga kini belum mencapai kesepakatan akan meningkatkan kekhawatiran investor.

Firman menilai, rupiah, hari ini, masih berpotensi tertekan. Sentimen global lebih mendorong pelemahan rupiah lebih lanjut. Dari Eropa, pimpinan bank sentral Eropa (ECB), Mario Draghi, diprediksi akan mengumumkan proyeksi ekonomi Uni Eropa di kuartal IV 2012 hingga semester I-2013 yang belum membaik.

Namun, Kepala Treasuri BRI, Edi Marsianto, memprediksi, rupiah akan sedikit menguat pada hari ini. Permintaan dollar AS diprediksi sudah mulai berkurang. Ia memproyeksikan, pairing USD/IDR, hari ini, berada di kisaran 9.680-9.685. Sementara hitungan Firman, pasangan USD/IDR akan berada di rentang 9.670-9.720.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×