kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Rupiah Akhiri Pekan dengan Penguatan di Tengah Sentimen Positif Mata Uang Asia


Jumat, 21 November 2025 / 16:15 WIB
Rupiah Akhiri Pekan dengan Penguatan di Tengah Sentimen Positif Mata Uang Asia
ILUSTRASI. Redam Gejolak-Petugas menghitung uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Bank Mandiri, Jakarta, Senin (29/09/2025). Bank Indonesia menggunakan seluruh instrumen yang ada secara bold, baik di pasar domestik melalui instrumen spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder, maupun di pasar luar negeri secara terus menerus, melalui intervensi NDF. Menkeu Purbaya Y Sadewa yakin upaya BI akan berhasil meredam gejolak rupiah. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/29/09/2025


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kurs rupiah berhasil menutup pekan dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (21/11/2025).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah spot ditutup di level Rp 16.716 per dolar AS, menguat 0,12% dibanding posisi sebelumnya di Rp 16.736 per dolar AS.

Baca Juga: IHSG Turun 0,07% ke 8.414, TLKM, ISAT dan BUMI Top Losers LQ45, Jumat (21/11)

Penguatan juga terlihat pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Index (Jisdor). Bank Indonesia menetapkan Jisdor di level Rp 16.719 per dolar AS, atau menguat 0,14% dari sehari sebelumnya di Rp 16.742 per dolar AS.

Sebagian besar mata uang Asia turut menguat terhadap dolar AS.

Peso Filipina menjadi yang paling perkasa, didorong oleh derasnya arus masuk dana asing ke pasar saham serta ekspektasi bahwa Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP) berpotensi mulai memangkas suku bunga dalam beberapa waktu ke depan.

Sementara itu, yuan China menguat baik di pasar onshore maupun offshore, setelah People’s Bank of China (PBoC) menetapkan midpoint harian yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

Baca Juga: Kinerja Sido Muncul (SIDO) Tunjukkan Pemulihan pada Kuartal III-2025, Ini Kata Analis

Rupiah juga mendapat sentimen positif dari pernyataan Gubernur Bank Sentral India, Sanjay Malhotra, pada Kamis (20/11).

Ia menyebut bahwa tercapainya kesepakatan perdagangan yang “baik” antara India dan AS berpotensi mengurangi tekanan eksternal pada mata uang di kawasan, termasuk rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×