kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.885   -103,00   -0,57%
  • IDX 6.111   -10,57   -0,17%
  • KOMPAS100 791   -1,94   -0,24%
  • LQ45 606   -1,99   -0,33%
  • ISSI 212   0,14   0,07%
  • IDX30 336   -1,44   -0,43%
  • IDXHIDIV20 427   0,76   0,18%
  • IDX80 90   -0,21   -0,23%
  • IDXV30 116   0,42   0,36%
  • IDXQ30 110   -0,07   -0,06%

Rupiah akan mencermati hasil FOMC


Kamis, 27 Juli 2017 / 07:50 WIB


Reporter: Nathania Pessak, Nathania Pessak | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Rupiah tertekan jelang pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC).

Kemarin, kurs spot rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) turun 0,08% ke Rp 13.338 dibandingkan hari sebelumnya. Kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) bahkan terkoreksi 1,05% ke Rp 13.334 per dollar AS.

Research & Analyst Valbury Asia Futures Lukman Leong menyebut, pelaku pasar menunggu hasil pertemuan FOMC, sehingga the greenback cenderung menguat. "Besok, pergerakan rupiah masih terpengaruh hasil rapat FOMC," kata dia, kemarin. Apalagi, sentimen domestik masih minim.

Ekonom Bank Central Asia David Sumual melihat, beberapa mata uang lain juga melemah, seperti EUR, CAD dan GBP. "Karena ada rilis data ekonomi AS yang cukup baik, ini membantu mengangkat kurs dollar," jelas dia.

Selain itu, David menilai pasar sedang mencermati proses pemungutan suara di senat AS terkait pencabutan Obama Care. "Pasar ingin melihat bagaimana pengaruh Presiden AS Donald Trump. Tentu ini berpengaruh terhadap kebijakan ekonomi lainnya ke depan," tambah David.

Hari ini (27/7), David memprediksi kurs rupiah akan melemah di Rp 13.320-Rp 13.390. Prediksi Lukman, rupiah bergerak antara Rp 13.325-Rp 13.350.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×