kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

ROTI targetkan kenaikan kapasitas produksi jadi 1,8 juta potong per hari


Selasa, 23 Agustus 2011 / 15:09 WIB
ROTI targetkan kenaikan kapasitas produksi jadi 1,8 juta potong per hari
ILUSTRASI. Jeff Bezos manfaatkan kenaikan bursa saham AS dengan melepas saham-saham Amazon


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah gencar berekspansi, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mulai mengencangkan kapasitas produksinya. Direktur Operasional ROTI Yusuf Hardi mengatakan, saat ini, terdapat lima pabrik ROTI yang aktif berproduksi.

Menurut Direktur Operasional ROTI, Yusuf Hardi, pihaknya menargetkan, total kapasitas produksi kelima pabrik itu akan naik menjadi 1,8 juta potong per hari sampai akhir tahun nanti. Angka itu naik 38,5% dari kapasitas produksi ROTI di tahun 2010, sebesar 1,3 juta potong per hari.

Kelima pabrik yang aktif itu adalah: dua pabrik di Cikarang, Medan, Pasuruan, dan Semarang. Dari kelima pabrik tersebut, pabrik yang memberikan kontribusi produksi terbesar adalah pabrik di Cikarang sebesar 50% dari total produksi.

Kabarnya, tahun depan ROTI akan menambah pabriknya. "Kemungkinan bisa di Palembang, Balikpapan, atau Makassar," ungkapnya, Selasa (23/8).

Sampai akhir tahun, ROTI menargetkan tingkat penjualannya bisa naik 25% dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 612,19 miliar dan menggenjot laba bersih (net profit) naik 20%-30% dari semester II tahun sebelumnya yang sebesar Rp 99,77 miliar. Kenaikan ini memang lebih rendah dari kenaikan laba bersih di tahun 2010. Asal tau saja, ditahun lalu ROTI membukukan kenaikan laba bersih sebanyak 74,69%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×