kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   0,00   0,00%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Risiko Koreksi IHSG Masih Cukup Besar, Ini Penyebabnya


Rabu, 29 April 2026 / 15:12 WIB
Risiko Koreksi IHSG Masih Cukup Besar, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. IHSG Menguat-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada perdagangan intraday Rabu (29/4/2026). Walau begitu, risiko koreksi IHSG masih cukup besar seiring berbagai sentimen negatif yang beredar di pasar.

Berdasarkan pantauan Kontan, IHSG menguat tipis 0,13% ke level 7.081,88 pada Rabu (29/4/2026) pukul 14.45 WIB. Dalam sepekan terakhir, IHSG selalu terparkir di zona merah.

Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia Harry Su mengatakan, penguatan IHSG pada hari ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor teknikal, setelah indeks terus mengalami pelemahan dalam beberapa hari terakhir. "Masih banyak tantangan untuk pasar Indonesia," ujar dia, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Mulai Buyback Saham, BCA: Sinyal Optimisme Pasar

Salah satu sentimen negatif yang cukup mempengaruhi kinerja IHSG akhir-akhir ini adalah keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang tetap mempertahankan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam tinjauan indeks Mei 2026 mendatang. Keputusan ini berpotensi meningkatkan outflow asing dari pasar, kendati MSCI tidak mengubah status pasar Indonesia dari emerging market.

Di samping itu, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan depresiasi kurs rupiah juga menjadi sentimen yang memberatkan langkah IHSG. "Namun, saham-saham dengan dividen yang tinggi mungkin dapat menjadi penopang sementara untuk pasar," imbuh Harry.

Lantas, Harry memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisarann 6.850--7.200 sampai akhir semester I-2026. Menurutnya, dalam kondisi pasar seperti ini, saham-saham dari emiten dengan pendapatan berbasis dolar AS dapat dipertimbangkan untuk dikoleksi oleh investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×