kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

RIGS Siap Ambil Alih 51 Perusahaan Sewa Kapal


Selasa, 13 Juli 2010 / 08:02 WIB


Reporter: Amailia Putri Hasniawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Rig Tenders Indonesia (RIGS) akan mengambil alih kepemilikan saham 51 perusahaan penyewaan kapal yang berdomisili di Indonesia dan Singapura. Untuk membiayai aksi tersebut, perusahaan ini berencana menjaring dana lewat rights issue dan pinjaman bank.

Manajemen RIGS menjelaskan, total dana yang mereka butuhkan untuk melakukan pengambilalihan saham perusahaan-perusahaan tersebut diperkirakan mencapai US$ 171,8 juta.

Sekitar US$ 71,8 juta dari kebutuhan dana tersebut rencananya akan diperoleh melalui penawaran umum terbatas atas saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Sisanya, yaitu US$ 100 juta bersumber dari pembiayaan perbankan.

Di saat yang sama, kepemilikan saham Scomi Marine Services Pte Ltd (SMS) atas Rig Tenders yang totalnya mencapai 80,54% seluruhnya akan dialihkan kepada Portside Offshore Inc (Portside). Nilainya sekitar US$ 57,8 juta.

"Portside akan membeli dan mengeksekusi hak atas saham SMS dan bertindak sebagai pembeli siaga dalam rencana penawaran umum terbatas tersebut," ucap Presiden Direktur RIGS Dick S. Sapi\\'ie, Senin (12/7).

Berdasarkan Head of Agreement yang ditandangangi oleh sejumlah pihak, yaitu Scomi Marine Services Pte Ltd (SMS), Portside Offshore Inc (Portside), Grundtvig Marine Pte Ltd dan PT Rig Tenders Indonesia, transaksi dan pengambilalihan saham SMS oleh Portside akan dilaksanakan setelah para pihak memenuhi syarat dan ketentuan yang telah disepakati.

"Pengalihan hak atas saham tersebut akan mengakibatkan perubahan kepemilikan saham pengendali pada perseroan," beber Dick.

Rangkaian rencana aksi RIGS tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam perjanjian-perjanjian definitif sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal yang berlaku di Indonesia, Malaysia, Singapura dan negara terkait lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×