kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rights issue dan private placement lebih ramai


Selasa, 09 Maret 2021 / 16:12 WIB
Rights issue dan private placement lebih ramai
ILUSTRASI. Nilai rights issue sejak awal tahun melonjak 77,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pencarian pendanaan melalui rights issue dan private placement tahun ini sepertinya bakal lebih ramai. Sejak awal tahun hingga kemarin Senin (8/3), Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada tiga rights issue total senilai Rp 1,83 triliun.

Kemudian, ada empat emiten yang menggelar private placement. Total nilainya mencapai Rp 3,43 triliun.

Sehingga, jika ditotal, pengumpulan dana atawa fundraising melalui dua aksi korporasi tersebut mencapai Rp 5,26 triliun hingga awal Maret. Nilai ini melonjak 77,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,96 triliun.

Selain itu, masih ada 17 perusahaan yang akan melakukan rights issue. Ada pula tujuh perusahaan yang bakal menggelar private placement.

Baca Juga: Diisukan akan diakuisisi perusahaan unicorn, begini tanggapan Bank Capital

"Ini semua telah memperoleh persetujuan RUPS dan dalam pipeline pencatatan saham baru BEI," ujar I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian BEI, Selasa (9/3).

Dia menambahkan, dengan kondisi ekonomi yang mulai menunjukkan sinyal pemulihan, ini akan berdampak pada kegiatan perusahaan yang membutuhkan pendanaan. Berdasarkan kondisi tersebut, BEI mengharapkan fundraising melalui penerbitan ekuitas maupun efek bersifat utang atau sukuk (EBUS) akan menjadi alternatif pendanaan di tahun ini.

Baca Juga: Harga Saham Bank-Bank Kecil Melonjak Terkerek Isu Neobank

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×