kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Right issue BWPT tak kunjung dapat restu OJK


Kamis, 27 November 2014 / 12:00 WIB
ILUSTRASI. Jadwal lengkap kereta (KA) Prameks Senin-Minggu, 12-18 Juni 2023 dan cara beli tiketnya!


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT BW Plantation Tbk (BWPT) kembali akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue, hari ini, Kamis, (27/11). Meski telah diundur 3 hari, BWPT tak kunjung memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Belum. Sedang proses," aku Ketua Dewan Komisioner bidang Pasar Modal OJK, Nurhaida, kepada KONTAN, Rabu, (26/11), malam.

Sebelumnya, emiten perkebunan ini telah menyelenggarakan RUPSLB, Senin, (24/11). Namun OJK belum memberikan surat pernyataan efektifnya kala itu. Para pemegang saham BWPT yang memenuhi kuorum 75,86% itu pun bubar.

Direktur Keuangan merangkap Sekretaris Perusahaan BWPT Kelik Irwantono mengatakan bahwa tak ada isu dari belum diperolehnya surat efektif OJK. Menurut dia, itu hanyalah permasalahan logistik saja.

Sekedar informasi, BWPT akan menerbitkan saham baru setara 85,71% modal ditempatkan dan disetor penuh. Untuk aksi itu, harga saham BWPT diberi harga Rp 400 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×