kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Respons emiten terhadap penormalan kembali perdagangan di bursa


Senin, 01 Juni 2020 / 21:04 WIB
Respons emiten terhadap penormalan kembali perdagangan di bursa
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020). IHSG dibuka menguat 32,16 poin atau 0,71 persen ke posisi 4.578,11 pada pukul 09.25 WIB. ANTARA F


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai bertaji. Selama periode sebulan perdagangan, IHSG telah menguat 5,73%. Dalam sepekan, IHSG berhasil menguat 4,51%.

Bahkan, pekan lalu IHSG berhasil mencatatkan reli penguatan empat hari berturut-turut.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan terkait penormalan kembali perdagangan dan aktivitas bursa. Sebut saja auto rejection bawah (ARB) yang masih ditentukan pada level 7% per Jumat (29/5).

Baca Juga: Ketegangan AS dan China bakal jadi sentimen utama penggerak IHSG di bulan Juni

Adapula jam perdagangan bursa masih dipersingkat hingga pukul 15.00 WIB.

Hal ini pun ditanggapi beragam oleh emiten selaku pelaku pasar. Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mengatakan, pihaknya masih menyetujui terkait penetapan ARB yang berada di level 7%.

Sebab, Ridwan menilai situasi pasar saat ini masih belum sepenuhnya normal dan situasi global saat ini yang masih cenderung melemah.

“Karena sebagai pelaku pasar, dengan adanya batasan seperti saat ini, kami menjadi lebih mudah untuk mengantisipasi pergerakan harga saham,” terang Ridwan kepada Kontan.co.id, Senin (1/6).

Baca Juga: Begini dampak ketegangan hubungan AS-China terhadap pergerakan IHSG

Ridwan beranggapan, pengembalian ARB boleh dilakukan ketika kondisi pasar kembali stabil untuk menciptakan kondisi pasar yang positif seperti sedia kala.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×