kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Reli harga minyak masih berlanjut


Kamis, 17 Maret 2016 / 07:47 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SYDNEY. Harga kontrak minyak dunia pagi ini (17/3) kembali bergerak naik. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.28 waktu Sydney, harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengantaran April ditransaksikan di posisi US$ 38,58 per barel atau naik 12 sen.

Kemarin, harga minyak WTI naik US$ 2,12 menjadi US$ 38,46 per barel. Volume transaksi hari ini terbilang sepi, yakni 67% di bawah volume rata-rata 100 harian.

Harga minyak mendaki setelah anggota OPEC sepakat untuk bertemu dengan produsen minyak lainnya pada April mendatang untuk mendiskusikan rencana pembatasan (capping) produksi minyak. Menurut Menteri Perminyakan Qatar, pertemuan tersebut akan berlangsung pada 17 April di Doha.

Di sisi lain, harga minyak juga terkerek oleh sentimen cadangan minyak AS yang kenaikannya lebih mini dari yang diantisipasi sebelumnya. Data pemerintah AS menunjukkan, suplai minyak Negeri Paman Sam itu hanya naik 1,32 juta barel pada pekan lalu. Jauh lebih rendah dari prediksi analis yang meramal kenaikan sebanyak 3,2 juta barel.

Catatan saja, harga minyak WTI sudah reli lebih dari 30% sejak diajukannya proposal oleh Arab Saudi, Rusia, Venezuela, dan Qatar pada pertengahan Februari lalu untuk membatasi produksi dan mengurangi surplus minyak global.

Sementara itu, harga minyak Brent untuk pengantaran Mei naik US$ 1,59 atau 4,1% menjadi US$ 40,33 per barel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×