kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Reksadana saham cetak return 8,5%


Selasa, 03 April 2012 / 07:47 WIB
Bermodal komputer bekas itu, Arfian Fuadi mendirikan perusahaan desain, Dtech-Engineering pada 2009. D. Kiri: M. Arie Kurniawan (23) Kanan: Arfi'an Fuadi (28). Foto:Dok.Pribadi


Reporter: Harry Febrian | Editor: Asnil Amri

JAKARta. Reksadana saham masih menjanjikan keuntungan lumayan. Menilik data olahan Infovesta Utama, selama Maret 2012, produk reksadana saham mampu mencetak return rata-rata 3,34%. Angka itu hanya berselisih tipis dengan pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di periode yang sama, yakni 3,42%.

Jika diukur selama kuartal pertama tahun ini, bahkan, rata-rata return reksadana saham mencapai 8,5%. Nilai itu melampaui IHSG yang tumbuh 7,84%. Beberapa produk berhasil mencatat return tinggi dalam tiga bulan terakhir. MNC Dana Ekuitas misalnya, return tiga bulan mencapai 15,74% (lihat tabel).

Sedangkan selama satu bulan terakhir, produk reksadana saham Trimegah Asset Management, mencatat pertumbuhan yang jangkung. TRIM Syariah Saham menjadi pencetak return tertinggi bulan lalu sebesar 7,22%.

Edbert Suryajaya, Analis Infovesta Utama, kinerja IHSG bulan lalu yang positif menguatkan performa reksadana saham. Namun, faktor utama pencapaian return yang bagus kali ini, menurut Edbert, lebih banyak dipengaruhi oleh kejelian manajer investasi (MI) dalam meracik portofolionya. "Bulan lalu sektor saham properti dan pertanian performanya cukup baik, MI yang banyak menaruh aset di sana, kinerjanya pasti terangkat," ujarnya, kemarin.

Agus B. Yanuar, Presiden Direktur Samuel Asset Management, menambahkan, penempatan aset di saham perbankan dan infrastruktur mendukung kinerja produk reksadana sahamnya.

Kinerja reksadana saham masih bisa melejit jika IHSG mampu mencapai kisaran 4.300-4.600 di akhir tahun ini. "Potensi upside mungkin sekitar 12,5-20%," ujar Agus.

Edbert meneruskan, sentimen di bursa saham, hingga kini, masih mixed. Kondisi ekonomi global yang mulai positif, sangat mendukung pertumbuhan indeks saham. Dari dalam negeri, predikat investment grade dari S&P bisa diharapkan. Namun, keputusan pemerintah menunda kenaikan harga bahan bakar minya bersubsidi menjadi momok baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×