kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.975.000   59.000   3,08%
  • USD/IDR 16.830   0,00   0,00%
  • IDX 6.438   38,22   0,60%
  • KOMPAS100 926   8,20   0,89%
  • LQ45 723   5,45   0,76%
  • ISSI 205   2,17   1,07%
  • IDX30 376   1,61   0,43%
  • IDXHIDIV20 454   0,42   0,09%
  • IDX80 105   1,01   0,98%
  • IDXV30 111   0,45   0,40%
  • IDXQ30 123   0,28   0,22%

Reksadana pendapatan tetap diobati masuknya SUN di indeks global


Kamis, 22 Februari 2018 / 20:52 WIB
Reksadana pendapatan tetap diobati masuknya SUN di indeks global
ILUSTRASI. Ilustrasi Reksadana Pendapatan


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja reksadana jenis pendapatan tetap diramal tetap moncer, meski pasar obligasi sedang lesu. 

Rio Ariansyah Senior Vice President Recapital Asset Management yakin, pasar obligasi akan pulih dalam jangka panjang. Obligasi merupakan bahan baku utama dalam racikan portofolio reksadana pendapatan tetap. 

Optimisme Rio didukung masuknya obligasi Indonesia ke Bloomberg Barclays Index pada awal Mei 2018. Hal ini berpotensi meningkatkan aliran dana investasi asing ke pasar domestik.

Dia menargetkan, imbal hasil reksadana jenis pendapatan tetap di akhir tahun masih menarik dengan target return 10%-15%.

Agar kinerja reksadana tak terlalu terseret pasar obligasi yang sedang tertekan, Rio menempatkan aset pada obligasi bertenor pendek. 

"Mengurangi eksposure pada Surat Berharga Negara (SBN) dengan tenor 10 tahun ke atas adalah opsi yang terbaik untuk saat ini," kata Rio.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×