kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.539.000   0   0,00%
  • USD/IDR 15.774   -14,00   -0,09%
  • IDX 7.460   -19,91   -0,27%
  • KOMPAS100 1.153   -1,43   -0,12%
  • LQ45 914   0,41   0,05%
  • ISSI 225   -1,12   -0,49%
  • IDX30 472   0,95   0,20%
  • IDXHIDIV20 569   1,36   0,24%
  • IDX80 132   0,02   0,01%
  • IDXV30 140   0,92   0,66%
  • IDXQ30 157   0,24   0,16%

Reksadana Insight Nusantara Equity Fund I Nusantara tumbuh 16,83% pada kuartal I


Senin, 01 April 2019 / 21:51 WIB
Reksadana Insight Nusantara Equity Fund I Nusantara tumbuh 16,83% pada kuartal I


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga kuartal I 2019 kinerja reksadana Insight Nusantara Equity Fund I Nusantara milik Insight Investments Management berhasil tumbuh 16,83% disokong kinerja sektor keuangan, telekomunikasi dan logistik.

Berdasarkan data Infovesta Utama di periode yang sama kinerja reksadana tersebut lebih tinggi dari rata-rata kinerja reksadana saham yang sebesar 1,43% dan kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang tumbuh 4,43%.

Camar Remoa, Fund Manager Insight Investments Management mengatakan, kinerja reksadana ini tumbuh tinggi karena mengatur alokasi aset dalam portofolio yang ditempatkan pada saham big cap dengan porsi 60%-80%.

Sedangkan, sisanya diatur dengan melakukan aktif trading yang ditempatkan pada saham middle dan small cap dengan porsi 20%-40%. "Trading dilakukan untuk mendorong kinerja portofolio," kata Camar, Senin (1/4).

Ke depan Camar optimis sektor keuangan, telekomunikasi, dan logistik akan menerima sentimen positif dari potensi penurunan suku bunga.

"Sektor telekomunikasi masih cukup menarik ke depannya, dampak negatif dari peraturan registrasi SIM yang sempat menyebabkan price war, kami perkirakan sudah ter-price in dan average revenue per user (ARPU) diproyeksikan akan meningkat yang ditransaksikan pada perbaikan margin ke depannya," kata Camar.

Selanjutnya, sektor logistik menyumbang 10% dari total gross domestic product (GDP) Indonesia dan penetrasinya masih belum optimal sehingga menurut Camar potensi upside akan cukup besar.

Camar mengindikasikan target return reksadana ini berada di 20%-25% hingga akhir tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Advokasi Kebijakan Publik di Era Digital (Teori dan Praktek) Mengenal Pentingnya Sustainability Reporting

[X]
×