kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Referendum Inggris menopang harga aluminium


Kamis, 23 Juni 2016 / 17:11 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Referendum warga Inggris mengenai rencana keluarnya negara tersebut dari Uni Eropa menjadi penyokong harga aluminium.

Mengacu investing.com pada Kamis (23/6) pukul 15.13 WIB, harga aluminium di London Metal Exchange (LME) menanjak 0,06% dibandingkan hari sebelumnya ke level US$ 1.633,25 per metrik ton. Sepekan, harga aluminium telah melambung 1,82%.

Ibrahim, Direktur PT Garuda Berjangka menuturkan, penguatan harga aluminium berjalan seiringan dengan kenaikan harga komoditas lainnya. Pelaku pasar memang masih menantikan hasil referendum warga Inggris yang dihelat pada 23 Juni 2016 mengenai rencana keluarnya negara tersebut dari Uni Eropa.

"Investor tidak lagi melihat fundamental komoditas. Semua fokus tertuju ke Inggris," tukasnya. Hasil referendum tersebut bakal dirilis pada Jumat (24/6) malam atau Sabtu (25/6) pagi.

Bank Sentral Eropa atawa European Central Bank (ECB) pekan lalu juga telah berjanji akan menggelontorkan stimulus apabila Inggris hengkang dari Benua Biru.

Apalagi indeks dollar Amerika Serikat (AS) tengah merosot. Mengacu Bloomberg pada Kamis (23/6) pukul 15.35 WIB, indeks dollar tertekan 0,17% dibandingkan hari sebelumnya ke level 93,55.

Penurunan kinerja mata uang Negeri Paman Sam mengangkat harga aluminium yang diperdagangkan dalam dollar AS yang sedang murah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×