kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Prospek Kinerja Unilever Indonesia (UNVR) Masih Suram, Cermati Rekomendasi Sahamnya


Kamis, 16 Maret 2023 / 10:37 WIB
 Prospek Kinerja Unilever Indonesia (UNVR) Masih Suram, Cermati Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Lobi kantor PT Unilever Tbk (UNVR). KONTAN/Dede Suprayitno


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Prospek saham PT Unilever Indonesia Tbk masih akan suram tahun 2023 ini. 

Pasalnya, Unilever Indonesia terbebani kenaikan biaya iklan dan promosi demi meraih kembali pangsa pasar yang menyusut.

Analis Samuel Sekuritas Pebe Peresia menjelaskan, tren penurunan kinerja Unilever Indonesia sudah terlihat dalam beberapa tahun belakangan. 

Pada tahun 2022, pendapatan Unilever Indonesia  tumbuh 4,22% secara tahunan menjadi Rp 41,21 triliun.

Baca Juga: Unilever Indonesia melalui Wipol & DMI Kembali Hadirkan GMB 2023 bagi 20.000 Masjid

Namun, laba bersih dengan kode saham UNVR ini turun 6,78% menjadi Rp 5,36 triliun.

Pebe menyatakan, kinerja Unilever Indonesia  di bawah proyeksinya, terutama capaian laba bersih hanya memenuhi 90,1% dari perkiraannya dan hanya mencakup 87,1% dari proyeksi konsensus. 

Ini menjadi laba bersih terburuk sejak 2014. 

Net profit margin (NPM) Unilever Indonesia  terendah dalam 10 tahun yakni 13,0%, padahal rata-rata NPM 17,2% tiap tahun.

Samuel Sekuritas pun memangkas proyeksi pendapatan tahun 2023 sebesar 3,2% menjadi Rp 42,9 triliun. 

Gross profit margin (GPM) juga diperkirakan turun menjadi 47,3% dari 48,2%. 

Hitungan ini, Pebe bilang, mempertimbangkan fakta rasio biaya operasional terhadap penjualan yang tetap tinggi untuk sementara waktu.

Unilever Indonesia baru-baru ini menaikkan biaya advertising & promotion (A&P) untuk memperkuat merek. 

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham UNVR, AMRT, INDF, MIKA dari RHB Sekuritas Hari Ini (15/3)

Rasio A&P pun naik menjadi 7,4% di tahun 2022 dari 5,5% di 2021.

Pebe merekomendasikan hold saham UNVR dengan target harga masing-masing Rp 4.450 dan Rp 4.850 per saham.

 

Analis OCBC Sekuritas William Siregar menambahkan, pemulihan Unilever Indonesia masih tanda tanya. 

Sebab masih ada keraguan apakah Unilever Indonesia mampu memanfaatkan tren penurunan harga bahan baku dan potensi kenaikan daya beli.

Karena itu, William merekomendasikan sell dengan target harga di Rp 4.150. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×