kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.897   50,00   0,28%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Profit taking mereda, bagaimana IHSG hari ini?


Kamis, 23 Januari 2014 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melayani nasabah di kantor cabang Bank Mandiri Bintaro Tangerang Selatan, Rabu (29/9). pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/29/09/2021.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kemarin (22/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat memerah meski pada akhirnya ditutup menguat ke zona hijau. Lantas, bagaimana dengan proyeksi pergerakan IHSG hari ini?

William Suryawijaya, analis Asjaya Indosurya Securities bilang, indeks kemarin ditutup di atas level 4.458 dengan volume perdagangan yang cukup memadai.

Hal ini merupakan tanda, bahwa pola uptrend ini memiliki potensi besar untuk melanjutkan penguatan ke level resistance 4.494. Sedangkan support saat ini yang terdekat ada di posisi 4.458.

"Sederhananya, penguatan IHSG akan berlanjut dengan range 4.458-4.519," ujar William, (23/1). Dia merekomendasikan saham INDF, ISAT, EXCL, CMNP, TBIG, CMNP, UNTR, UNVR, dan BBNI.

Sementara itu, Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada bilang, indeks hari ini akan bertahan di zona hijau dengan range support 4.430-4.465 dan resistance 4.484-4.492.

Aksi profit taking juga sepertinya sudah mulai mereda mengingat utang gap 4.435-4.440 sudah terpenuhi.

"Secara fundamental juga masih kuatnya daya beli pada saham-saham pertambangan sehingga membuat laju saham-sahamnya masih berada di zona hijau, terutama setelah rilis kenaikan proyeksi IMF terhadap pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,7% yang berimbas pada terapresiasinya sejumlah harga komoditas memberikan tambahan positif pada IHSG," jelas Reza.

Meski merupakan musibah, tetapi nyatanya banjir juga menimbulkan spekulasi kenaikan harga barang konsumen yang berujung pada penguatan saham di sektor ini. "Kami rekomendasikan saham BMRI, KLBF, INCO, dan CTRP," pungkas Reza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×