kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Produksi turun, harga CPO lanjut menanjak


Selasa, 11 Desember 2012 / 11:32 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi saham Bursa Efek Indonesia./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Harga kontrak crude palm oil (CPO) masih melanjutkan kenaikan kemarin (11/12). Pagi tadi, harga kontrak CPO untuk pengantaran Februari naik 0,5% menjadi 2.324 ringgit atau US$ 758 per metrik ton di Malaysia Derivatives Exchange. Pada pukul 11.45 waktu Kuala Lumpur, kontrak yang sama berada di posisi 2.318 ringgit.

Kenaikan harga CPO seiring spekulasi penurunan cadangan CPO di Malaysia dari level rekor akibat penurunan produksi. Asal tahu saja, kemarin, data Malaysia Palm Board Oil menunjukkan, cadangan CPO Malaysia melonjak 2,3% ke level tertinggi dalam sejarah menjadi 2,56 juta ton dibanding bulan sebelumnya.

Sementara itu, tingkat produksi turun 2,6% menjadi 1,89 juta ton dan tingkat ekspor turun 5,7% menjadi 1,66 juta ton.

"Kami memprediksi level cadangan CPO akan mulai berkurang dari Desember ke depannya. Sebab, tingkat produksi mulai menurun dan permintaan semakin membaik menjelang Natal dan periode tahun baru China," jelas Hoe Lee Leng, analis RHB Capital Bhd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×