kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Produksi Flat, ini strategi menaikkan menaikkan kinerja ADRO


Kamis, 07 Maret 2019 / 09:26 WIB


Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Perusahaan tambang PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencetak produksi batubara sebanyak 54,04 juta ton pada tahun lalu. Produksi ini sesuai dengan target yang ditetapkan sebesar 54 juta ton sampai 56 juta ton pada tahun 2018.

Pada kuartal akhir saja, emiten berkode saham ADRO ini memproduksi 15,06 juta ton batubara, atau naik 21% dari produksi periode yang sama tahun 2017, dan penjualannya sebesar 15,12 juta ton, atau naik 22% dari periode yang sama tahun 2017.

Robertus Hardy melihat, tahun ini produksi dan volume penjualan ADRO masih akan sesuai target perusahaan. Dia bilang kapasitas produksi batubara 54 juta sampai 56 juta ton masih akan terealisasi tahun 2019. “Dari produksi yang ditetapkan tidak ada kerugian yang menurunkan kinerja, sehingga diharap kedepannya emiten mampu memulihkan profitabilitasnya,” sebut Robert kepada KONTAN, Rabu (6/3).

Untuk bisa menambah profitabilitas ADRO tahun ini, menurut Robertus yakni lewat kontribusi anak usaha di bidang logistik, PT Maritim Barito Persada. Dia bilang anak usahanya tersebut berhasil memproduksi 47,13 juta ton tongkang batubara. "Dari jumlah produksi ini, ADRO bisa memperoleh keuntungan US$ 140,6 juta. Kontribusi ini terbesar,” ucapnya.

Tak hanya kontribusi anak usaha, ADRO juga akan mengumumkan pembayaran dividen akhir sebesar Rp 21/40 per unit yang diadakan bulan April 2019. Dia melihat kisarannya 2% sampai 3% yield yang diterima ADRO.

Dengan berbagai strategi tahun ini, Robertus memproyeksi pendapatan ADRO tahun ini bisa naik lagi, yaitu mencapai US$ 3,79 miliar dan perolehan laba bersih US$ 456 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×