kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

PP Properti siapkan belanja modal sekitar Rp 877 miliar tahun ini, untuk apa saja?


Senin, 20 Januari 2020 / 20:06 WIB
PP Properti siapkan belanja modal sekitar Rp 877 miliar tahun ini, untuk apa saja?
ILUSTRASI. Pengunjung mendapat penjelasan soal hunian yang ditawarkan di pameran Indonesia Properti Expo di Jakarta Convention Centre.

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Properti Tbk (PPRO) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure 2020 sekitar Rp 887 miliar. 

Direktur Keuangan PT PP Properti Tbk Indaryanto menjelaskan anggaran belanja modal paling banyak digunakan untuk melanjutkan proyek-proyek carry over, proyek residensial dan meningkatkan pendapatan berulang (recurring income). 

"Kita membuat mall di Surabaya dan Hotel Bali Park untuk recurring income," jelas Indaryanto, Senin (20/1). 

Baca Juga: Bangun tujuh proyek baru, PP Properti (PPRO) targetkan marketing sales Rp 3,8 triliun

Saat ini, porsi recurring income perusahaan mencapai 10% dan diharapkan meningkat menjadi 15% dalam tiga tahun hingga empat tahun ke depan.

Sementara itu, untuk proyek residensial perusahaan menambah kepemilikan landbank di tahun ini sebesar 9 hektare (ha) dari Rancasari Bandung, 2,9 ha dari Cengkareng dan 1 ha dari Sinduadi Jogja. 

Ini menambah luas landbank milik PPRO yang saat ini mencapai 300 ha, Selain itu, ketiga lokasi tersebut termasuk dari tujuh proyek yang akan digarap oleh perusahaan tahun ini. 

Adapun tiga proyek lain yang akan digarap tahun ini perumahan tapak Transyogi Cibubur seluas 16 ha,apartemen pelajar (student apartement) Makassar di atas lahan seluas 2,1 ha, apartemen PP Square di atas lahan seluas 1,8 ha dan Petra Surabaya di atas lahan seluas 1,9 ha

Untuk memenuhi kebutuhan dana belanja modal tersebut, maka PPRO menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I senilai Rp 1,2 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II PP Properti dengan target dana Rp 2,4 triliun.

Baca Juga: PP Properti (PPRO) akan rilis obligasi Rp 1,2 triliun, simak jadwal lengkapnya

"Karena terus terang, pinjaman perbankan kita gunakan untuk modal kerja. Aturan di kita, pinjaman perbankan tidak boleh untuk membeli landbank," ujar Indaryanto. 




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×